image
Noel Gallagher (Foto: Zimbio.com)

Jakarta – Noel Gallagher menobatkan Oasis sebagai band rock tradisional terakhir di industri musik dunia. Mengingat masa jaya Oasis, saat diwawancara dengan majalah Time, Gallagher mengatakan bahwa ketenaran Oasis terjadi karena mereka naik daun sebelum era dunia dilanda demam YouTube.

“Band kami sudah ada sebelum internet, jadi apabila kalian ingin menonton kami, kalian harus ada di situ. Itu membuatku merasa seperti kakek tua yang amat bijaksana,” ujarnya.

“Kita sudah tidak berada di sebuah era dimana band rock indie bisa menjual lebih dari 60 juta keping CD. Oasis adalah band tradisional rock and roll yang terakhir melakukannya,” cetus Gallagher lagi.

Gallagher ingat saat dia ditawarkan membuat album solo di konser Oasis era Knebworth, ia mengatakan, “Saya ingat sekali saat ada yang mengatakan, ‘Ini sudah waktunya kamu merilis album solo.’ Tetapi saya selalu mengatakan bahwa saya tidak akan berkarir solo bila band Oasis masih bersama.”

Noel, yang akan merilis album solo perdananya pada bulan Oktober mendatang telah membela penjualan rendah dari band adiknya, Liam Gallagher, Beady Eye, mengatakan bahwa mereka menjual “10,000 keping CD kurang besar dibanding Artic Monkeys, tetapi itu ternyata hanya dari satu hit single,” jelasnya kepada NME.

Sumber : http://rollingstone.co.id/read/2011/09/26/203945/1730931/1093/noel-gallagher-oasis-adalah-band-rock-roll-tradisional-terhebat-yang-terakhir