Fungsi Administrasi Negara Menurut Gerald Caiden

1.    Fungsi Tradisional
Fungsi tradisional adalah fungsi utama adminstrasi negara sejak zaman administrasi negara kuno sampai administrasi negara modern. Fungsi tradisional meliputi :
a.    Hubungan Luar Negeri
Dahulu hubungan luar negeri merupakan masalah yang sederhana yang dijalankan secara langsung antara negara melalui duta besar yang melakukan diplomasi personal, kemudian hubungan politik, dagang. Namun sekarang hubungan internasional tidak terbatas negara saja tetapi juga badan-badan internasional seperti perusahaan multinasional, LSM ataupun secara personal.
b.    Ketertiban Dalam Negeri
Masalah keamanan pada masa lalu hanya menjadi tanggung jawab lingkungan masyarakat setempat. Namun semakin modern dan kompleks masyarakat semakin banyak permasalahan yang dihadapi dan semakin banyak bentuk  gangguan  keamanan masyarakat. Karena itu dibutuhkan lembaga publik yang menjalankan fungsi sebagai penjaga ketertiban masyarakat yaitu lembaga kepolisian untuk menjamin ketertiban internal masyarakat dan negara.
c.    Pertahanan Keamanan
Menjaga keamanan dari serangan pihak luar (ancaman eksternal), kemudian menjaga kesatuan negara dari ancaman gerakan separatis. Fungsi ini dijalankan oleh salah satu lembaga publik yaitu TNI.
d.    Pekerjaan Umum
Penyediaan sarana dan prasarana publik yang tidak bisa diselenggarakan secara individual atau pihak swasta tidak mau menyediakannya, fungsi ini meliputi pembangunan sarana-sarana umum yang dibutuhkan rakyat banyak seperti pembangunan jalan raya, jaringan rel kereta api, satelit komunikasi, jembatan, bandara, monumen dan bangunan publik lainnya.
e.    Perpajakan
Pajak merupakan sumber pendapatan negara yang dipungut dari rakyat. Manfaat pajak sangatlah besar bagi negara maupun masyarakat. Negara adalah satu-satunya lembaga yang mempunyai otoritas untuk memaksa orang membayar pajak, dan merupakan  lembaga yang berwenang mengalokasikan pendapatan negara dari pajak untuk kepentingan umum.

f.    Kesejahteraan Umum
Fungsi kesejahteraan umum adalah usaha pelayanan negara pada orang-orang yang tidak mampu mengurus hidupnya sendiri karena sesuatu hal diluar kehendaknya atau negara berkewajiban menyelenggarakan pelayanan publik bagi orang-orang yang tidak mampu mengurus hidupnya sendiri karena sesuatu hal diluar kehendaknya, dan negara juga wajib melindungi kelompok masyarakat marginal atau minoritas.

2.    Fungsi Pembangunan Bangsa
Usaha menumbuhkan rasa cinta bangsa merupakan masalah yang penting  bagi negara terutama yang masyarakatnya berlatar belakang heterogen. Dahulu negara yang luas wilayahnya sempit, suku bangsanya relatif homogen dan budayanya juga homogen. Namun sekarang wilayah suatu negara luas, gabungan beberapa suku bangsa/ras multikultur.  Pada intinya fungsi pembangunan bangsa adalah menjaga persatuan bangsa dan keutuhan wilayah. Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk menumbuhkan semangat cinta bangsa, yaitu :
a.    Simbol Nasional
Rasa cinta bangsa bisa ditumbuhkan melalui penciptaan simbol-simbol nasional seperti bendera, lagu kebangsaan, simbol negara, seragam, baju nasional. Nasionalisme memang tidak sekedar memiliki simbol-simbol tertentu. Tetapi negara juga mencoba membuat rakyat mengidentifikasi dirinya dengan simbol-simbol negaranya.
b.    Persatuan Nasional
Norma-norma administrasi negara harus menekankan kesatuan nasional dan nilai-nilai universal dan non-diskriminatif serta mengutamakan kepentingan umum. Citra diri aparat yang baik akan dapat meningkatkan peranan mereka dalam menggalang persatuan dan kesatuan bangsa.
c.    Sosialisasi Nasional
Dengan sosialisasi nasional, kesadaran nasional ditumbuhkan sejak dini melalui sistem pendidikan nasional baik pendidikan formal maupun informal.
d.    Pembangunan Nasional
Rasa cinta bangsa dapat ditumbuhkan melalui program-program pembangunan. Program pembangunan yang membawa perubahan sosial masyarakat yang adil dan merata merupakan bukti pemerintah menjalankan program non-diskriminatif.

3.    Fungsi Manajemen Ekonomi
Walaupun bidang ekonomi lebih merupakan wilayah aktivitas swasta yang bersifat privat dan individual. Namun masalah ekonomi tidak bisa diserahkan sepenuhnya ke pihak swasta. Ada beberapa fungsi administrasi negara dalam bidang ekonomi manajemen antara lain :
a.    Peran Langsung
Melalui perusahaan Negara memberikan pelayanan barang dan jasa publik secara langsung kepada masyarakat misalnya melalui BUMN : listrik, air, telepon, pos, transportasi umum, dll.
b.    Regulasi
Berperan dalam bentuk regulasi ekonomi. misalnya :
    Mata uang, tarif
    Industri primer dan pertanian: redistribusi tanah, proteksi, subsidi, pinjaman, dsb
    Industri ekstraktif/tambah
    Regulasi ekonomi : UMR, perlindungan buruh, dsb.
c.    Perencanaan Ekonomi dan Pembangunan

4.    Fungsi Kesejahteraan Sosial
Campur tangan pemerintah dalam kesejahteraan sosial berbeda antara negara satu dengan negara lainnya. Negara kapitalis liberal cenderung menyerahkan masalah kesejahteraan sosial pada lembaga non pemerintah (swasta). Namun kenyataannya problem kesejahteraan sosial tidak bisa diserahkan begitu saja pada lembaga swasta. Pelayanan yang diberikan swasta tidak bisa mengatasi problem kesejahteraan yang semakin. Karena itu negara harus campur tangan dalam pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat.
Ada beberapa macam peran negara dalam pelayanan kesejahteraan sosial :
a.    Pelayanan Kesehatan Nasional
Kesehatan merupakan kebutuhan mendasar setiap manusia, karena itu negara berkewajiban menyediakan pelayanan medis bagi semua orang yang memerlukannya tanpa melihat kemampuan ekonominya.
b.    Pelayanan Kesejahteraan Sosial
Pelayanan kesejahteraan diberikan pada mereka meskipun tidak sakit namun tidak dapat menyokong kehidupannya, seperti orang jompo, cacat, yatim piatu, pengangguran dan sebagainya.

c.    Jaminan Sosial
Tujuan adanya jaminan sosial adalah untuk memberikan bantuan pada saat darurat atau untuk mengsubsidi biaya pelayanan kesehatan dan kesejahteraaan nasional.
d.    Pendidikan Nasional
Pemerintah berkewajiban mencerdaskan rakyatnya. Untuk itu pemerintah memberi fasilitas bagi setiap penduduk untuk mendapatkan pendidikan mulai dari TK sampai SMA bahkan kalau bisa sampai perguruan tinggi.
e.    Perumahan Umum
Perumahan atau tempat tinggal juga menjadi kebutuhan dasar manusia. Untuk itu pemerintah berkewajiban membantu masyarakat yang tidak mampu membeli rumah dengan memberikan subsidi bagi pembangunan perumahan umum.

5.    Fungsi Kontrol Lingkungan
Manusia saat ini menikmati standar hidup yang lebih tinggi dibanding masa-masa sebelumnya. Keberhasilan dalam meningkatkan kualitas hidup terjadi karena manusia berhasil mengolah alam dan memperpanjang usia hidupnya melalui penemuan-penemuan di bidang kesehatan. Namun kemajuan ini menuntut biaya sosial tersendiri, terutama berupa kerusakan lingkungan akibat eksploitasi alam yang berlebihan. Hal tersebut dapat berdampak pada masyarakat banyak, maka negara dituntut untuk menggunakan otoritasnya guna mencegah hal tersebut. Ada beberapa fungsi kontrol lingkungan antara lain :
a.    Riset dan Pengembangan
Penguasaan dalam riset dan tekhnologi mutakhir dapat memperkuat posisi birokrasi, karena itulah riset dan pengembangan menjadi fokus utama banyak negara.
b.    Konservasi
Eksploitasi alam telah menimbulkan kerusakan alam. Untuk mencegah kerusakan lingkungan yang makin parah perlu dibuat peraturan yang melarang pembantaian flora dan fauna yang terancam punah, reklamasi bahan-bahan sisa, meremajakan sumber daya yang tidak bisa punah dengan menghijaukan flora kembali.
c.    Tata Kota
Kepadatan penduduk di kota besar mendorong perlunya dilakukan perencanaan dan penataan kota secara serius. Tata kota yang baik diharapkan dapat menjadikan kota sebagai tempat yang nyaman dan sekaligus dapat mengurangi problem kepadatan penduduk, lingkungan kumuh, kriminalitas dan sebagainya.
d.    Kontrol Lingkungan
Problem lingkungan seperti polusi dan air, sampah dan limbah industri merupakan problem yang berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat, karena itu perlu ditangani oleh negara dengan sungguh-sungguh melalui peraturan dan pengendalian dampak lingkungan.

6.    Fungsi Hak Asasi Manusia
Negara yang modern dan berlandaskan tatanan yang demokratis dituntut untuk memberikan pelayanan dan perlindungan publik  yang adil pada semua individu. fungsi itu dikenal sebagai fungsi perlindungan hak asasi manusia antara lain :
a.    Perlindungan HAM
Hak asasi manusia yang harus dilindungi antara lain kebebasan pribadi, bebas dari perbudakan, privasi, kebebasan beragama, kebebasan mengeluarkan pikiran dan pendapat, kebebahan berpartisipasi dalam pemerintahan. Semua hak-hak ini harusnya dijamin oleh negara tanpa kecuali.
b.    Privasi
Privasi merupakan hak individu untuk melindungi kehidupan pribadi dan keluarganya dari segala gangguan yang mengancam dirinya dan keluarganya. Negara diharapkan menghargai dan melindungi privasi ini.
c.    Pengendalian Penduduk
Hak asasi paling mendasar adalah hak untuk hidup dan memperoleh keturunan. Namun karena tingkat kematian yang menurun, sedang tingkat kesuburan dan harapan hidup cenderung tinggi maka terjadi ledakan jumlah penduduk, terutama di negara-negara berkembang.

Referensi :
Dra. Sri Yuliani, M.Si, Pengantar Ilmu Administrasi Negara, FISIP Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2004

About these ads